Ads 468x60px

Subscribe:

Minggu, 19 Desember 2010

Perawat gigi dulu dan kini

Beberapa tahun yang lalu misi menciptakan ‘manusia siap pakai’ telah sukses dilewati oleh Sekolah Pengatur Rawat Gigi (SPRG).
Pada masa itu, sekolah – sekolah perawat gigi sukses mendidik manusia yang memiliki talenta dan bakat pengabdian tinggi lalu mencetaknya menjadi manusia yang memiliki kemampuan skill mumpuni dan kredibilitas yang tak diragukan. Situasi itu ditambah daya serap tinggi yang dimiliki oleh instansi baik milik pemerintah maupun swasta menciptakan ‘era keemasan’ perawat gigi.
Sampai tahun 1993 atau 1994 Sekolah pengatur rawat gigi (= Makassar, saya tidak tahu ditempat lain ) Ketika itu memiliki kurikulum yang memberikan hampir semua bentuk pelayanan kesehatan gigi . Mulai dari pelayanan dasar sampai tingkat menengah. Yang berbakat dan giat belajar secara otodidak bahkan sampai pada tingkat yang ‘wah’.
Jadi seandainyapun ada yang kurang beruntung tidak diterima sebagai Pegawai Negeri sipil ataupun swasta, asalkan memiliki keinginan yang tinggi maka tidak akan bingung ‘memilih nasib’.
Tapi itu dulu, sekarang zaman sudah berubah, meskipun sekolah yang menciptakan perawat gigi masih tetap eksis. Nasib lulusannya tak se-esksis dulu lagi. Bahkan sebagian besar diantara mereka bingung ‘ apa nama mereka’, apa tugas mereka dan yang lebih penting pertanyaannya adalah “ aku bisa apa”. Wallahu a’lam.

0 komentar:

Posting Komentar