Pergantian zaman telah merubah hampir seluruh ruang yang ada. Tak terkecuali sebuah ruang kecil dimana perawat gigi memilih tempat untuk berdiri.
Gigi dan mulut mungkin hanya sebuah ruang sempit tapi sebuah kenyataan bahwa ruang sempit itu merupakan ‘kebun yang subur’dan sejak dulu menarik minat banyak orang untuk memetik buah dikebun itu.
Ranumnya buah di sana terkandang memunculkan bara dari “siapa berhak memetik apa”,dan siapa “memiliki yang mana’.
Mungkin ada sejawat perawat gigi beranggapan itu yang remeh.
Tapi sekarang, dimana tuntutan profesionalime menjadi bagian yang sangat krusial dalam penentuan sebuah eksistensi ‘ keremehan’ itu tak remeh lagi.
Sudah banyak kejadian dimana seseorang yang berniat baik bisa jadi korban karena ketidak tahuan apa yang menjadi kewajiban dan haknya( nauzubillah, semoga kita perawat gigi selau dilindingi oleh Allah).
Oleh karena itu sebuah tantangan besar telah berdiri didepan pihak yang ber”tanggung jawab” untuk memetakan kebun yang kecil yang subur itu. Wallahua’lam.



0 komentar:
Posting Komentar